RSUD Lombok Utara Bersama Bapelkes dan Emergencylink Gelar Pelatihan BTCLS

Sasaka.id, Tanjung -Rumah Sakit Umum Daerah Lombok Utara secara resmi bekerja sama dengan Bapelkes Kemenkes NTB dan EmergencyLink Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) Batch I Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama 6 hari ini diikuti 33 orang tenaga kesehatan dari Instalasi Gawat Darurat, ICU, Kamar Operasi, dan perawatan rawat inapKabupaten Lombok Utara.
BTCLS adalah pelatihan standar nasional untuk penanganan kegawatdaruratan trauma dan henti jantung. Kolaborasi dengan Bapelkes Kemenkes NTB dan EmergencyLink Indonesia memastikan seluruh materi dan praktik sesuai standar Kemenkes RI dan American Heart Association.
Kolaborasi ini adalah komitmen kami. Kami ingin memastikan setiap detik ‘Golden Time’ 4 menit pertama di RSUD ditangani oleh SDM yang kompeten dan bersertifikat, ujar drg. Nova Budiharjo, MM., M.Kes, Direktur RSUD Lombok Utara.
Target kami jelas menurunkan angka kematian di IGD, memenuhi standar Akreditasi Paripurna SNARS, dan menjadikan RSUD KLU sebagai rumah sakit rujukan trauma terpercaya bagi masyarakat KLU dan wisatawan Gili, tegasnya.
Manfaat terbesar dari cepat menjadi tepat. Okta Santika Iriani, S.Kep.Ners, Kabid PSDM dan Kehumasan RSUD Lombok Utara, menyampaikan bahwa pelatihan ini menciptakan tim “First Responder” di RSUD.
Setelah BTCLS, tim kami dari dokter, perawat, hingga driver ambulans kini memiliki satu standar. Kemampuan RJP, pembidaian, dan manajemen jalan napas menjadi lebih cepat dan tepat. Dampaknya langsung: nyawa pasien lebih besar peluang selamatnya, jelasnya.
Komitmen program rutin RSUD Lombok Utara menegaskan program BTCLS akan menjadi agenda rutin setiap tahun, termasuk refreshment 2 tahunan sesuai Permenkes No. 129 Tahun 2008.
Ini adalah investasi SDM jangka panjang untuk keselamatan masyarakat Lombok Utara, tutup Okta. (ms)



